Seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) nekad mengajak suaminya yang supir taksi untuk menghabisi nyawa majikannya. " />
Sabtu, 15 08 2020
© 2018 SOROTONE.COM | Berita dan Gaya Hidup
 
PRT di Jatim Bunuh Majikan Gara-gara Ngutang
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 22:00:54 WIB
Kapolresta Sidoarjo ketika memberikan keterangan pers terkait pembunuhan Magdalena Tien Kartini.
TERKAIT:
 
  • PRT di Jatim Bunuh Majikan Gara-gara Ngutang
  •  

    Jatim, SOROTONE.com- Seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) nekad mengajak suaminya yang supir taksi untuk menghabisi nyawa majikannya. 

    Magdalena Tien Kartini umur 67 tahun yang tinggal di Jalan Brigjen Katamso, Kedungrejo, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya pada 24 Juli 2020 lalu. 

    Nyawanya dihabisi PRT yang sudah dipercayanya untuk mengurus rumah perempuan paruh baya itu. 

    Menurut Kapolresta Sidoarji, Kombes Pol, Sumardji dalam keterangan persnya, Jumat (31/7/2020) pelaku pembunuhan adalah pasangan suami istri dengan inisial S (32) dan HS (32) yang sehari-hari bekerja di rumah korban. Sedangkan suaminya berprofesi sebagai supir taksi.

    Aksi nekad pasutri itu bermula dari sang istri yang meminjam uang kepada perempuan paruh baya itu. Namun oleh majikannya permohonan pinjaman uang tak dikabulkan. 

    "Lantaran tidak dipinjami, S nekat membunuh korban bersama suaminya," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

    Dalam melakukan aksinya, HS membekap wajah korban dengan cara ditutupi dengan selimut. Namun, korban sempat berteriak dan membuat tersangka panik.

    "Saat dibekap, korban berteriak yang membuat tersangka panik," jelasnya.

    Karena panik, S mengambil gunting dan langsung diberikan ke HS. Lalu HS menusukkan gunting tersebut ke punggung korban sebanyak 19 kali. 
    Lantaran korban masih berteriak, akhirnya HS kembali menusuk bagian belakang kepala korban dengan gunting sebanyak 22 kali, yang membuat korban meninggal di tempat.

    Usai membunuh korban, pasutri tersebut mengambil barang korban berupa uang sekitar Rp5.000.000, cincin emas 9 buah, gelang emas 4 buah, anting emas 5 pasang, liontin emas 1 buah, 2 buah kartu ATM BCA dan 1 buah kartu ATM bank Mega beserta nomer pin ATM untuk dibawa kabur ke Bali. 

    Namun upaya melarikan diri kandas, lantaran lebih dulu tertangkap polisi di Bali. (int/nv)



     
    Berita Lainnya :
  • PRT di Jatim Bunuh Majikan Gara-gara Ngutang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    BERITA PILIHAN +
    01 3 Hari Lagi, 4 Uang Rupiah Ini Tak Berlaku pada 2019
    02 Peras Warga yang Mengurus Surat Tanah, Uang Rp 10 Juta Jadi Barang Bukti
    03 Masih Tinggi, Dolar AS Pagi Ini Rp 15.195
    04 Polda Jabar Limpahkan Pelaporan Ratna Sarumpaet ke Metro Jaya
    05 Jurnalis Arab Saudi Hilang, Turki Curigai 2 Mobil Van Konsulat
    06 Inovasi dan Nilai Transformasi Digital Jadi Tema IKF VII
    07 Dolar AS Nyaris Rp 15.300, Money Changer Masih Sepi
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SOROTone.com | Berita dan Gaya Hidup, all rights reserved