Sabtu, 15 08 2020
© 2018 SOROTONE.COM | Berita dan Gaya Hidup
 
Abdul Hamid: Tanoto dan Sampoerna Fondation Contoh Nyata Gagal Faham Mendikbud
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 21:32:56 WIB
Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Foto: Internet
TERKAIT:
 
  • Abdul Hamid: Tanoto dan Sampoerna Fondation Contoh Nyata Gagal Faham Mendikbud
  •  

    Jakarta, SOROTONE.com- Program Organisasi Penggerak (POP) dalam rangka peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan-pelatihan sangat bagus ide dasarnya. Namun sayang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim gagal untuk membaca akar persoalannya.

    Begitu pandangan Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamid terkait polemik POP Kemendikbud kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/8/2020). 

    “Persoalannya adalah kegagalan Nadiem membaca akar persoalan, sehingga gagal pula dalam memilih problem solving. Jadi mas menteri hanya bisa memotret masalah pendidikan pada satu sisi dan itu permukaan, tanpa mencoba memperdalam akar persoalan,” kata Abdul Hamid.

    Seharusnya, sambung dia, Nadiem duduk bersama atau mendatangi organisasi-organisasi yang sudah puluhan tahun bahkan sebelum Indonesia merdeka sudah berjuang untuk dunia pendidikan semisal Muhammadiyah dan NU juga PGRI yang menjadi induk organisasi para guru. 

    “Memilih Tanoto dan Sampoerna Fondation sebagai bagian dari penerima program adalah contoh nyata gagal faham mas menteri,” tekan Abdul Hamid. 
    Untuk itu, menurutnya, polemik POP hanya bagian dari bingkai kecil bahwa Nadiem tak mengerti akar persoalan pendidikan lantaran hanya melihat persoalan hanya dipermukaan saja. 

    “Contoh lainnya adalah kebijakan program belajar daring yang tanpa melihat kesiapan dan kemampuan sekolah, peserta didik dan orang tua yang berbeda-beda ditiap daerah,” ujarnya. (int/nv)




     
    Berita Lainnya :
  • Abdul Hamid: Tanoto dan Sampoerna Fondation Contoh Nyata Gagal Faham Mendikbud
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    BERITA PILIHAN +
    01 3 Hari Lagi, 4 Uang Rupiah Ini Tak Berlaku pada 2019
    02 Peras Warga yang Mengurus Surat Tanah, Uang Rp 10 Juta Jadi Barang Bukti
    03 Masih Tinggi, Dolar AS Pagi Ini Rp 15.195
    04 Polda Jabar Limpahkan Pelaporan Ratna Sarumpaet ke Metro Jaya
    05 Jurnalis Arab Saudi Hilang, Turki Curigai 2 Mobil Van Konsulat
    06 Inovasi dan Nilai Transformasi Digital Jadi Tema IKF VII
    07 Dolar AS Nyaris Rp 15.300, Money Changer Masih Sepi
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SOROTone.com | Berita dan Gaya Hidup, all rights reserved