Minggu, 11 April 2021
© 2018 SOROTONE.COM | Berita dan Gaya Hidup
 
Kejari Pelalawan Vonis Pelaku Pelanggaran UU Pilkada
Sabtu, 14 November 2020 - 21:23:32 WIB
Suasana sidang tindak pidana Pilkada 2020 di Pelalawan.| Foto: Internet.
TERKAIT:
 
  • Kejari Pelalawan Vonis Pelaku Pelanggaran UU Pilkada
  •  

    Pelalawan, SorotOne.com- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan menuntut terdakwa Plt Kepala Dinas (Kadis) Sosial Srinoralita umur 45 tahun dan Meksi Syafrida umur 45 tahun, menjabat Kepala Seksi (Kasi) di Dinas Sosial, hukuman 3 bulan penjara, pada kasus perkara tindak pidana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pelalawan, sekitar 11.30 WIB, di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, kemarin siang.

    Demikian dikatakan Tim JPU Marthalius, Rahmad Hidayat dan Ray Leonardo Panjaitan kepada Ketua Hakim, Bambang Setyawan dan didampingi Nurrahmi dan Rahmat Hidayat Batura.

    JPU Kejari Pelalawan, menuntut terdakwa 3 bulan penjara dan denda Rp4 juta subsider 1 bulan kurungan atas perbuatan Plt Kadisos dan Kasi Dinas Sosial tersebut.

    "Kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 188 junto 71 ayat 1 Undang-undang Pilkada," kata tim JPU saat membacakan tuntutan saat sidang yang digelar terbuka di PN Pelalawan.

    Bergulir perkara ini, menyeret Ketua Kelompok Program Keluarga Harapan (PKH), Susi Yanti umur 39 tahun, warga kilometer 5 Pangkalan Kerinci. Lantaran perbuatan terdakwa, tim JPU menuntut 36 bulan dan denda Rp200 juta subsider 1 bulan penjara, sebagaimana tertuang dalam pasal 187 a junto pasal 73 ayat 4, undang-undang Pilkada.

    "Untuk sidang putusan rencananya bakal digelar pada Senin, 16 November 2020 nanti," ujarnya.

    Kasus ini bermula dengan adanya video viral beras Program Keluarga Harapan (PKH) yang dibagikan kepada masyarakat penerima bersamaan dengan paket sembako yang berlogo nama seorang Calon Bupati (Cabup).

    Pembagian tersebut dilakukan Susi Yanti selaku Ketua Pokja PKH di Jalan Koridor kilometer 5, Pangkalan Kerinci.

    Mendapat laporan adanya dugaan penyalahgunaan beras PKH, PLT Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pelalawan, Srinoralita dan Kepala Seksi (Kasi), Meksi Syafrida mendatangi rumah Susi Yanti dan merekam pengakuannya.

    Rekaman video berisi pembagian beras PKH beredar luas di Media Sosial (Medsos) dan kemudian ditindaklanjuti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pelalawan dengan menggelar Sentra Gakhum (SG) 1, akhirnya menetapkan ketiganya sebagai tersangka tindak pidana Pilkada. (nv/int)




     
    Berita Lainnya :
  • Kejari Pelalawan Vonis Pelaku Pelanggaran UU Pilkada
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    BERITA PILIHAN +
    01 Bentuk Apresiasi Sharp Atas Kesetiaan Konsumen Setianya di Seluruh Indonesia
    02 Dongkrak Perekonomian di Masa Pandemi Dengan Kenalkan Ekosistem UMKM yang Berkelanjutan
    03 Kuasai Materi Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, AMAN Banjir Pujian Masyarakat
    04 3 Hari Lagi, 4 Uang Rupiah Ini Tak Berlaku pada 2019
    05 Peras Warga yang Mengurus Surat Tanah, Uang Rp 10 Juta Jadi Barang Bukti
    06 Masih Tinggi, Dolar AS Pagi Ini Rp 15.195
    07 Polda Jabar Limpahkan Pelaporan Ratna Sarumpaet ke Metro Jaya
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SOROTone.com | Berita dan Gaya Hidup, all rights reserved